Sayuran Asing

Tuesday, January 26, 2016

Tentu Anda sering menjumpai aneka sayuran asing saat berbelanja di pasar swalayan, kan ? Namun, ada kalanya Anda tak tahu aneka jenis sayuran berbentuk dan berwarna unik tadi akan diolah untuk apa.
Nah, agar tak bingung lagi, mari kenali lebih jauh aneka sayuran asing ini dan cara mengolahnya agar menjadi sajian yang menarik sekaligus lezat!
• Zucchini.
Selintas, sayuran yang termasuk ke dalam jenis labu dan populer juga dengan nama courgette ini mirip dengan mentimun berwarna hijau tua. Zucchini banyak digunakan di dunia kuliner Eropa. Cocok untuk dibuat sebagai bahan aneka sajian salad, sup, tumisan, atau aneka hidangan gurih lainya.
Cara mengolahnya, tak perlu dikupas kulitnya dan zucchini dapat langsung dimakan secara segar begitu saja, atau dihaluskan menjadi sup.
• Selada romaine.
Sayuran sejenis daun selada ini memiliki daun yang memanjang dan agak keras mirip sawi putih. Warnanya hijau segar dan bagian dalamnya agak berwarna kuning. Rasanya agak manis dan renyah. Biasa dibuat untuk campuran salad segar.
• Daun tanko.
Biasa kita jumpai dalam masakan Jepang, terutama pada masakan shabu-shabu. Sayuran ini banyak mengandung air dan mudah layu. Banyak dijual di pasar swalayan, khususnya yang menjual aneka bahan makanan Jepang.
• Siomak.
Bentuknya mirip selada keriting dengan panjang sekitar 4-5 cm, namun daunnya lebih kecil. Jika dimasak, rasanya agak pahit, sehingga lebih cocok diolah sebagai bahan campuran salad segar atau dibuat tumisan.
• Horenso.
Dikenal juga sebagai bayam Jepang yang banyak mengandung kadar air. Sayur ini biasanya ditumis, dan saat ditumis tak perlu menambahkan air lagi, karena sayuran ini akan mengeluarkan air sendiri. Horenso dapat diperoleh di pasar swalayan, terutama toko khusus makanan Jepang.
• Daun ginseng.
Sayuran ini biasanya digunakan sebagai pengganti daun sawi hijau. Mengandung banyak air dan mudah sekali layu.
Salam.